Selamat Datang di Nanang Munawar Blog Semoga Bermanfaat Dan Menginspirasi

,

.

Social Icons

Featured Posts

Jumat, 26 Desember 2014

Plus (+) Minus (-) Budaya Asing Masuk ke Indonesia


Interaksi yang dilakukan oleh manusia di segala penjuru dunia telah mengakibatkan bercampurnya atau berbaurnya kebudayaan pendatang dengan kebudayaan asli. Sudah sejak lama, manusia di dunia melakukan perjalanan jarak jauh mengelilingi dunia dengan tujuan melakukan penyebaran agama, mencari sumber daya alam, daerah jajahan, dan yang lainnya.

Dengan adanya migrasi (perpindahan manusia dari daerah satu ke daerah lain) tersebut, maka terjadilah proses difusi, akulturasi, asimilasi, dan penetrasi budaya. Wiliam A. Haviland, beliau mengatakan bahwa difusi adalah penyebaran kebiasaan atau sistem adat istiadat dari kebudayaan yang satu kepada kebudayaan yang lain.


Pada saat ini budaya asing yang masuk ke Indonesia adalah budaya barat. Budaya Barat masuk ke Indonesia dimulai sejak zaman penjajahan Belanda, hingga saat ini. Kita sebagai bangsa ketimuran ataupun para generasi penerus bangsa Indonesia hendaknya bersikap kritis dan bijaksana dalam menerima pengaruh budaya Barat yang masuk ke sendi – sendi kehidupan bangsa Indonesia.

Nilai - niai budaya Barat itu ada yang positif, akan tetapi ada pula yang negatif dan bertentangan dengan nilai - nilai budaya nasional yang kita anut sebagai bangsa ketimuran. Nilai nilai budaya barat mengedepankan tentang liberalisme (Kebebasan), kebebasan dalam hal apapun dari setiap sendi sendi kehidupan yang ada.

Budaya barat yang masuk ke Indonesia membawa dampak yang cukup signifikan. Hampir semua lini kehidupan berbangsa kita (Indonesia) telah terdampak budaya barat yang masuk. Dimulai dari segi ekonomi, hukum, pendidikan, sosial budaya, sumber daya manusia (SDM) dan masih banyak lagi.

Mari sejenak kita melihat dampak apa saja yang timbul dari budaya barat yang masuk ke negeri Katulistiwa ini. Seperti yang telah saya utarakan diatas, maka akan kita mulai dengan dampak yang positif terlebih dahulu. Dampak positif masuknya budaya asing ke Indonesia adalah sebagai berikut :
·         Tercapainya keadaan masyarakat yang lebih sejahtera
·         Meningkatnya mode transportasi dan komunikasi
·         Menumbuhkan dinamika yang terbuka dan tanggap terhadap unsur – unsur pembaruan
·         Menumbuhkan SDM yang beretos kerja tinggi
·         Kemajuan Ilmu teknologi yang mempercepat pembangunan
·         Tercapainya kemajuan kebudayaan bangsa
Sedangkan dampak negatif dari masuknya budaya asing ke Indonesia adalah sebagai berikut :
·         Memudarnya pengetahuan tradisional
·         Terjadinya kegoncangan budaya (cultural shock)
·         Terjadinya ketimpangan budaya (cultural lag)
·         Memudarnya sistem kepercayaan
·         Munculnya kesenjangan sosial
·         Melemahnya etos kerja tradisional
·         Meningkatnya angka kriminalitas dan kenakalan remaja
·         Terjadinya pergeseran nilai nilai budaya yang menimbulkan anomi, yaitu suatu keadaan tanpa nilai karena nilai dan norma lama telah ditinggalkan, sedangkan nilai dan norma baru belum terbentuk.

Kemudian mari sejanak kita melihat fenomena yang terjadi di masyarakat kita saat ini, di bidang IPTEK misalnya. Kita bisa melihat atau mungkin juga langsung merasakan bahwa semakin menjamurnya kurikulum pendidikan yang semakin membaik dari hari ke hari yang dimana siswa kini dituntut lebih aktif dan teknologi yang kita ibaratkan setiap detik, menit, jam, hari, bulan, dan tahun semakin meningkat kualitas dan kecanggihannya. Teknologi yang tak mengenal teritori (batas wilayah), tak membeda bedakan suku A dan suku B yang semuanya berasaskan kebebasan.

Dari segi hukum kita melihat sistem Demokrasi merupakan salah satu hasilnya. Sistem sistem perundang – undangan yang ada di Indonesia merupakan warisan dari sistem Belanda sewaktu menjabat menjadi PENJAJAH di Indonesia. Kemudian kita melirik kepada keadaan generasi penerus bangsa ini, yakni para pemudanya. Banyak dari anak muda bangsa ini kini konon katanya trend mode terbaru padahal itu hanya membalik ke zaman flingstone, mulai dari cara berpakaiannya hingga cara mendapat pasangan. Cara berpakaiannya yang compang camping seadanya, cara mendapat pasangan yang hanya mengandalkan nafsu belaka tanpa ada rasa hormat yang penting nikmat, pahit terasa langsung sikat main minggat. DR. Wahyu kepala forensik RSUD Dr. Moewardi mengatakan bahwa “kasus kenakalan remaja (aborsi) di kota solo terbanyak adalah dari indekos belakang salah satu kampus terkenal di kota Bengawan ini.”

Segi ekonomi mari sejenak menelaahnya. BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang seharusnya benar benar milik negara, kini bisa menjadi kaki tangan orang asing karena PMA (Penanaman Modal Asing) yang diberlakukan di Indonesia mencapai 90 %. Ini adalah kembali salah satu dampak masuknya budaya asing ke Indonesia yang membebaskan siapapun untuk bergerak bebas tanpa batas.

Maka mari kita bersikap kritis terhadap masuknya budaya asing ke Indonesia dengan meningkatkan keimanan kita terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Mari kita mulai dari sendiri kemudian kita sebarkan virus virus cinta terhadap budaya bangsa dengan sikap yang sopan dan kesatria, untuk memajukan dan mempercantik budaya asli Indonesia tanpa melupakan pesatnya peradaban dunia nyata. 

0 komentar:

Posting Komentar